• ingintahupajak

    Member
    25 July 2011 at 11:22 am
    Originaly posted by begawan5060:

    Misal, FP no. 57 dan 58 yg semula diterbitkan di bulan Mei dan diganti menjadi bulan Juni (merubah masa pajak), maka tidak bisa menggunakan mekanisme FP Pengganti. Caranya hanya membatalkan FP tsb, dengan disertai pernyataan batal transaksi dari lawan transaksi. Pelaporannya dalam SPT pembetulan dengan mengganti FP tsb DPP/PPN-nya menjadi = 0

    Lalu transaksi yang sebenarnya terjadi tersebut dilaporkan dimana Pak?
    Jika bulan Juni, no urut yang dipakai tentunya hanya bisa menggunakan no urut lanjutan terakhir yang diterbitkan dong ya…
    Tanggal FP dan dokumen transaksi pembeli dan penjual harus disesuaikan lagi, atau gimana Pak?