• begawan5060

    Member
    14 July 2011 at 1:50 pm
    Originaly posted by fadhilrachman:

    tapi apakah tidak jadi masalah nantinya rekan begawan, jika penjual tsb diperiksa dan ditemukan tidak ada unsur PPN nya…sementara nilainya udah melebihi 600 jt…

    Penjual tsb akan ditagih PPn yang terutang, dan harus dibayar dengan duitnya sendiri..

    Originaly posted by fadhilrachman:

    sehingga kami dari pihak pembeli bisa juga dikenakan tanggung renteng atas pembelian AC tsb…

    Perlakuan tanggung renteng tidak bisa begitu saja, rekan
    Kalo pasal tanggung renteng diberlakukan secara membabi buta, maka berakibat :
    a. PKP tidak bisa memungut PPN, karena pembeli akan ngotot setor sendiri khawatir PPN yg dipungut penjual tidak disetorkan..
    b. Karena mekanisme pemungutan PPN oleh PKP "terganggu" tidak mungkin PKP menyetor PPN-nya dengan duit sendiri.
    c. Langsung aja sistemnya diubah bahwa kewajiban membayar PPN dibayar sendiri oleh konsumen seperti halnya PPN impor dan PPN KMS..

    Dengan kata lain, akan berakibat tata cara dan sistem pemungutan PPN yang diatur dalam batang tubuh UU PPN, akan "berantakan"