• begawan5060

    Member
    26 May 2011 at 5:17 pm
    Originaly posted by junjungansitohang:

    bukankah ini amanat ayat 2 pasal 14 (UU PPn) rekan begawan…

    Mohon dibaca secara lengkap uraian saya rekan Junjungan..

    Originaly posted by begawan5060:

    Rekan Aksahiro…
    Mau tidak mau sudak masuk ke ketentuan pidana.. Alhasil divonis hakim, ditambah denda = 2 X (10% X DPP) dan harus menyetor PPN yang sudah dipungut…

    Jalan keluarnya :
    Secepatnya menghubungi client, untuk mengembalikan uang PPN dan menarik kembali FP untuk dimusnahkan. Usahakan langkah ini berhasil… Apabila berhasil maka peristiwa ini tidak pernah terjadi…

    Apabila persh anda dengan niat baik akan menyetorkan PPN, maka peristiwa ini malahan akan berbuntut panjang… yaitu :
    Meskipun PPN-nya sudah dibayar, FP yang diterima oleh client tetap merupakan FP "fiktif" dan tidak dapat dikreditkan. Akibatnya, client bisa saja menuntut secara perdata/pidana..