• hanif

    Member
    29 November 2010 at 9:11 pm
    Originaly posted by begawan5060:

    Kalo yang ini, lain persoalan…. Jadi apapun pajak yang timbul, maka pemilik gudang tetap terima 175jt, gitu khan?
    Sebaiknya bunyi kontrak sbb :
    Harga sewa selama 6 bulan sebesar Rp. 213.890.000. Dan harga tersebut sudah termasuk termasuk PPN dan PPh.

    Penjelasan :
    Uang yang diharapkan (net) = 175.000.000
    Harga sewa "disesuaikan" = 110/90 X 175.000.000 = 213.888.889
    DPP PPN = 100/110 X 213.888.889 = 194.444.444
    PPN terutang = 10% X 194.444.444 = 19.444.444
    Jumlah yg harus dibayar penyewa = 213.888.889

    Kasus 1; Apabila penyewa pemotong pajak, maka
    Pemotongan PPh Ps 4(2) = 10% X 194.444.444 = 19.444.444
    Jumlah yang dibayarkan = (Sewa + PPN) – PPh Ps 4(2) = 213.888.889 – 19.444.444 = 194.444.444
    Kewajiban pajak pemilik gudang :
    Uang diterima = 194.444.444
    Setor PPN = 19.444.444
    Sisa uang = 194.444.444 – 19.444.444 = 175.000.000 (sesuai yg dikehendaki)

    Kasus 2; Apabila penyewa bukan pemotong pajak, maka
    Jumlah yang dibayarkan = (Sewa + PPN) = 194.444.444 – 19.444.444 = 213.888.889
    Kewajiban pajak pemilik gudang :
    Uang diterima = 213.888.889
    Setor PPN = 19.444.444
    Setor PPh Ps 4(2) = 19.444.444
    Sisa uang = 213.888.889 – 19.444.444 – 19.444.444 = 175.000.000 (sesuai yg dikehendaki)

    mantaaap…

    Salam