Ortax Forums PPN dan PPnBM PM dibebankan Reply-17237

  • hanif

    Member
    21 November 2010 at 10:07 pm
    Originaly posted by simonalim:

    Utk point 2 selisih "untung" tsb diakui sbg apa ya Pak? Apakah "Laba" dan secara Fiskal apakah dikoreksi juga? Komersial?

    ini ceritanya kan berandai-andai rekan simonalim?

    BKP dibeli dengan harga 1000 dengan PPN masukan 10

    Bila ingin mengkondisikan PM menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan lebih besar dari riilnya (sebesar 10 rupiah), kita harus jual dengan harga misalnya 1500.
    Sehingga PPN K = 150
    PPN Masukan yang dapat dikreditkan = 70% x 150 =105
    Sehingga PPN yang harus disetor 150 – 105 = 45

    bukan begitu rekan simonalim?

    Pencatatan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

    Saat Pembelian
    Pembelian ………….1000
    PPN M………………….100
    ……Kas/ Hutang……………….1.100

    Saat Penjualan
    Kas/ Piutang……1.650
    ………..Penjualan……………1.500
    ………..PPN K…………………..150

    Saat menutup Pajak Masukan ke pajak keluaran
    PPN K…………………150
    …….PPN M…………………….100
    …….Penghasilan lain-lain……..5
    …….kas………………………….45

    Karena bila terjadi kondisi ada pajak masukan riil yang tidak dapat dikreditkan tidak boleh dijadikan biaya secara fiskal, maka, keuntungan yang terjadi pun seharusnya bukan merupakan penghasilan secara fiskal.

    Namun demikian, kondisi pada poin 2 tersebut sangat kecil kemunginannya terjadi.
    Masalahnya, hanya pada kondisi2 yang sangat khusus PKP bisa menjual BKPnya dengan harga 50% lebih tinggi dari harga beli.

    Demikian rekan simonalim

    Salam