• Dew

    Member
    18 November 2010 at 2:32 pm
    Originaly posted by billoechii:

    mohon bantuannya.. bila sebuah perusahaan telah menghitung pph 21 masa, misalkan bulan maret sebesar 100 juta, namun kemudian menyetorkan dan melaporkannya hanya sebesar 70% saja, dengan tujuan agar ketika perhitungan pajak pada masa desember tidak terjadi lebih bayar.. apakah tindakan tersebut boleh dilakukan? adakah aturan yang melarang tindakan tersebut

    80/PMK.03/2010 Pasal 2 (5) PPh Pasal 21 yang dipotong oleh Pemotong PPh harus disetor paling lama tanggal 10 (sepuluh) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir. artinya PPh Pasal 21 yg dipotong atas gaji karyawan bulan maret paling lambat disetor tgl 10 bulan April. kalo tunggu sampai akhir th….. ya melanggar aturan ini to ?

    sanksinya sih cuma 2%…. jd, kalo mo nahan uang setoran pajak, pastikan disimpan di bank atau didepositokan dg benar, jgn sampai bunga yg diperoleh lebih kecil dari sanksinya. malah rugi ntar…. <— ini fikiran WP nakal, ga boleh ditiru krn itu berarti mengambil uang rakyat juga.