• bobisk

    Member
    1 July 2010 at 9:56 am
    Originaly posted by dwiputras:

    Saya sudah membaca (ulang), hehe.

    Dalam kalimat itu, perlu ditekankan bahwa penghasilan yang tidak boleh digabungkan adalah jenis penghasilan yang dikenai pajak dengan tarif final.

    Menurut UU sih jelas, kedua penghasilan itu dibedakan. Yang satu keuntungan karena penjualan/pengalihan (diatur dalam 4 ayat 1), yang satu penghasilan dari transaksi pengalihan aktiva (4 ayat 2).

    Kalau rekan ndoet konsisten dengan UU, mengeluarkan penghasilan dari transaksi pengalihan aktiva (4 ayat 2) tidak berarti mengeluarkan juga keuntungan karena penjualan/pengalihan aktiva.

    Salam.

    ini bisa berakibat doble penghitungan pajak dan pembayannya.