• junjungansitohang

    Member
    26 May 2010 at 11:41 am
    Originaly posted by Nha:

    PT. K dengan alasan karena bukti potong nya tidak sesuai dengan nama dan NPWP PT.K maka PT.K menyetorkan lagi..

    kurang jelas maksudnya rekan??

    Originaly posted by Nha:

    Trus klo untuk lapornya..SPT, daftar bukti potong, sama bukti potong atas nama siapa ???…

    PT K

    KEP 227 PJ 2002 Pasal 5
    (1) Dalam melaksanakan pemotongan Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), pihak penyewa wajib :

    1. Memotong Pajak Penghasilan yang terutang pada saat pembayaran atau terutangnya sewa, tergantung peristiwa mana lebih dahulu terjadi;
    2. Menyetor Pajak penghasilan yang terutang ke Bank Persepsi atau Kantor Pos dan Giro paling lambat tanggal 10 (sepuluh) bulan takwin berikutnya setelah bulan pembayaran atau terutangnya sewa;
    3. Melaporkan pemotongan dan penyetoran Pajak penghasilan yang terutang ke Kantor pelayanan Pajak paling lambat tanggal 20 (dua puluh) bulan takwin berikutnya setelah bulan pembayaran atau terutangnya sewa;

    salam