• kudewi

    Member
    20 April 2010 at 1:50 pm
    Originaly posted by WawanTax04:

    Menyewa truk untuk mengirim barang dari satu tempat ke tempat lain akan terlihat sebagai perjanjian tidak tertulis dalam jangka waktu yang telah disepakati.
    Semoga membantu.

    Sebenarnya yg membuat rancu adalah pemakaian bahasa atau istilahnya saja, spt yg anda kemukakan di atas,

    menyewa truk <— apabila ini kita pakai ungkapan lain untuk inti yg sama dng di atas yaitu :

    mengirimkan barang dari satu tempat ke tempat lain dng biaya sekian, yang mana sebenarnya jasa pengiriman paket atau barang tersebut jg memakai truk maka sudah tidak masuk kategori sewa. hehehehe

    Saya terus terang bingung dng ulasan pak wawan yg membedakan kata pengangkutan barang dan pengiriman barang, kan barang diangkut itu dng tujuan untuk dikirim? itu bukannya hal yg sama saja. Terus terang saya memang bingung dengan begitu banyak istilah untuk bidang usaha ini, macam ekspedisi, transportir, cargo, logistik, dll cmiiw.

    Saya setuju dengan rekan tatie yg menyebutkan hal yg dibahas ini berada di area abu2, yg mana makanya saya bicarakan di sini agar rekan2 sekalian bisa memiliki kesepahaman yg sama sehingga wilayah abu2 itu menjadi hitam dan putih. Atau kalau bisa diekspos sehingga dirjen bersedia membuat se yg lebih jelas.

    Un rekan harry, betul pak, semua armada kami sudah berplat kuning dan ijin usaha nya memang dibidang angkutan darat. Pak, apakah boleh saya minta aturan pemakaian truk yg berhubungan dng pertambangan?

    Terima kasih sebelum nya.