• Rewa

    Member
    29 March 2010 at 3:45 pm

    kalo semisalnya, perusahaan menjual barang baik itu kepada PKP atw pun langsung ke konsumen akhir,,, pertanyaannya, apakah penomoran FP harus sama untuk setiap transakasi?? maksudnya penomoran FP kpd konsumen akhir mengikuti penomoran FP untuk transaksi kpd PKP? atau boleh saja transaksi kpd non PKP menggunakan nomor tersendiri ( mengingat pnjualan scra eceran ) dan transaksi kpd PKP dengan penomoran FP?

    mohon pencerahannya, apakah berarti FP yg tidak mencantumkan identitas pembeli dan tidak di tandatangani merupakan FP yg cacat namun tidak dikenakan sangsi??