• awamni

    Member
    27 April 2010 at 9:36 pm

    Yang penting sepanjang Faktur Pajak Baru/lama, diisi secara lengkap, jelas, dan benar sesuai dengan keterangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (5) Undang-Undang PPN Tahun 1984 dan perubahannya, serta ditandatangani oleh pejabat/kuasa yang ditunjuk oleh Pengusaha Kena Pajak untuk menandatanganinya, maka Faktur Pajak tersebut bukan merupakan Faktur Pajak cacat.

    Salam

    Terima kasih atas informasinya, ecooce 🙂