Ortax Forums PPh Pemotongan/Pemungutan Tidak Mau Melakukan Pemindahbukuan

  • Tidak Mau Melakukan Pemindahbukuan

  • Nha

    Member
    25 May 2010 at 1:39 pm

    Dear Rekan2 Ortax,

    Ada kasus seperti ini,
    PT.N merupakan penyewa ruko dari PT.K..
    di tahun 2009, PT.N menerbitkan bukti potong PPh pasal 23 atas transaksi tersebut, padahal seharusnya pasal 4 ayat 2 (final).dan ternyata bukti potong yang diterbitkan pun tidak sesuai dengan nama dan NPWP dari PT.K..
    PT. K sudah melakukan pendekatan supaya bukti potongnya direvisi, tapi PT. N bersikukuh menolak karena harus melakukan pemindahbukuan dan bla…blaa…(ribet katanya)..
    Yang mau saya tanyakan :

    1. apa yg harus dilakukan PT.K kalau PT. N tidak mau melakukan pemindahbukuan seperti ini???..
    2. apakah PT. K boleh menyetor dan melapor PPh 4 ayat 2 tersebut dengan alasan bukti potong yang didapat dari PT.N tidak sesuai dengan nama dan NPWP PT.K???..

    Mohon solusinya Rekan2..

    Thanks,

  • Nha

    Member
    25 May 2010 at 1:39 pm
  • anasbuchori

    Member
    25 May 2010 at 1:56 pm
    Originaly posted by Nha:

    1. apa yg harus dilakukan PT.K kalau PT. N tidak mau melakukan pemindahbukuan seperti ini???..

    menurut saya ngga ada masalah, dalam mekanisme pemotongan/ pemungutan. kewajiban hitung, setor, dan lapor kan sudah beralih kepada si pemotong/ pemungut. (dalam kasus ini pemotongnya adalah PT N). lagipula sewa bangunan kan sudah dikenakan pph final, sehingga PT K tidak berkepentingan untuk mengkreditkan bukti potong.

    Originaly posted by Nha:

    2. apakah PT. K boleh menyetor dan melapor PPh 4 ayat 2 tersebut dengan alasan bukti potong yang didapat dari PT.N tidak sesuai dengan nama dan NPWP PT.K???..

    menurut saya boleh2 aja, tapi apa ngga sayang. bukannya sudah pernah dipotong oleh PT N. kalo mau bayar dan lapor lagi jadi dobel dong.

  • Nha

    Member
    25 May 2010 at 1:58 pm

    Iya rekan anas..PT. K dengan alasan karena bukti potong nya tidak sesuai dengan nama dan NPWP PT.K maka PT.K menyetorkan lagi..
    Trus klo untuk lapornya..SPT, daftar bukti potong, sama bukti potong atas nama siapa aja???…saya bingung..(^_^)..

  • Nha

    Member
    26 May 2010 at 10:44 am

    Ada yang bisa membantu??…Rekan yang lain…

    Regards,

  • junjungansitohang

    Member
    26 May 2010 at 10:55 am
    Originaly posted by Nha:

    apa yg harus dilakukan PT.K kalau PT. N tidak mau melakukan pemindahbukuan seperti ini???..

    ajukan surat tertulis kepada direktur PT N dg tembusan kepada divisi pajak PT N dg isi surat:
    1. mohon bantuan untuk proses PBk oleh PT N
    2. Masukkan ketentuan pasal 14 ayat 3 UU KUP pd surat teb dg maksud PT N memahami bhw akibat kesalaahannya tsb akan berakibat dikenai sanksi adm di pihaknya

    salam

  • dedhe

    Member
    26 May 2010 at 10:56 am

    Kesalahannya ada pada bukti potong seharusnya final bukan 23 dan bukpot nya tidak sesuai dengan nama & npwp PT K, seperti itu ya rekan nha kejadiannya??

  • Nha

    Member
    26 May 2010 at 11:00 am

    Iya rekan dedhe..

    Rekan junjungan..klo misalkan PT.K sudah terlanjur membayar lagi atas PPh final tersebut bagaimana???..

    Thanks,

  • dedhe

    Member
    26 May 2010 at 11:03 am
    Originaly posted by Nha:

    klo misalkan PT.K sudah terlanjur membayar lagi atas PPh final tersebut bagaimana???..

    PBK kan aja untuk pajak lain. . .

  • Nha

    Member
    26 May 2010 at 11:05 am

    Yang melakukan PBK kan PT.N..nah masalahnya PT.N tidak mau PBK yaaa alasannya seperti di postingan saya sebelumnya…

  • junjungansitohang

    Member
    26 May 2010 at 11:05 am

    surat ajukan surat tsb rekan, karena pada prinsipnya PT K salah menerapkan ketentuan pemotongan PPh. yg seharusnya PPh final dg tarif 10% tapi yg dilakukan ketentuan pasal 23

    salam

  • junjungansitohang

    Member
    26 May 2010 at 11:08 am
    Originaly posted by junjungansitohang:

    pada prinsipnya PT K

    maap rekan salah tulis seharusnya PT N

    salam

  • Nha

    Member
    26 May 2010 at 11:09 am

    Rekan junjungan..
    PT. K dengan alasan karena bukti potong nya tidak sesuai dengan nama dan NPWP PT.K maka PT.K menyetorkan lagi..

    Trus klo untuk lapornya..SPT, daftar bukti potong, sama bukti potong atas nama siapa ???…

    Thanks,

  • dedhe

    Member
    26 May 2010 at 11:15 am

    Rekan Nha, coba hubungi bagian pajak dari PT. N, jika ia mengerti peraturan pasti dia akan melakukan PBK…
    Saran saya seperti itu karena lawan transaksi anda sepertinya mengganggap remeh masalah bukpot..

  • Nha

    Member
    26 May 2010 at 11:19 am

    Iya rekan dedhe..kebetulan PT.K adlh klien saya..dan PT.N itu perusahaan yang lumayan besar jadi mungkin malas untuk melakukan PBK karena nilainya ga material…thanks rekan dedhe atas responsnya..

    tapi..bisa menjawab postingan saya sebelumnya ga???..

Viewing 1 - 15 of 30 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now