Informasi Pajak Terkini Forums Bahas Berita Pertumbuhan Restitusi Pajak 47,83%

  • Pertumbuhan Restitusi Pajak 47,83%

     kangSur updated 3 years, 7 months ago 3 Members · 4 Posts
  • danielcraig

    Member
    23 April 2019 at 8:15 am
  • danielcraig

    Member
    23 April 2019 at 8:15 am

    Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat pengembalian kelebihan (restitusi) pajak periode Januari-Maret 2019 mencapai Rp 50,65 triliun. Pertumbuhan pembayaran restitusi tersebut mencapai 47,83% secara tahunan (yoy).

    Tingginya pembayaran restitusi pajak tersebut berdampak pada pendapatan pajak dalam negeri yang hanya tumbuh 1,8% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 249 triliun per Maret 2019. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan pajak dalam negeri mencapai 9,9% yoy.

    Pertumbuhan pendapatan negara melambat di Kuartal I 2019
    Direktur Jenderal Pajak Kemkeu Robert Pakpahan mengatakan, pada kuartal I 2019 ini terjadi pertumbuhan restitusi yang sangat cepat, yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    "Padahal pada periode sama tahun lalu, pembayaran restitusi pajak ini hanya tumbuh 34,26%," ujarnya, Senin (22/4).

    Kendati begitu, Robert memproyeksi pertumbuhan restitusi pajak di bulan-bulan berikutnya akan mulai melambat, tepatnya memasuki Mei atau Juni mendatang. Hingga akhir tahun, Ditjen Pajak mematok pertumbuhan restitusi pajak berkisar 18%-20%.

    Menurut Robert, biasanya pertumbuhan restitusi pajak memang hanya berkisar 10% setiap tahunnya.

    "Kalau sampai akhir tahun restitusi tumbuh 20%, sementara tiga bulan pertama ini growth-nya sudah sampai 47,83%, seyogyanya bulan-bulan ke depan growth restitusi akan slowing down sehingga penerimaan pajak secara netto bisa membaik,"terangnya

  • Sesil_Winayu55

    Member
    23 April 2019 at 8:46 am

    wah baru kali ini uang kembalian sampe triliunan

  • kangSur

    Member
    23 April 2019 at 10:21 am

    yang dikoreksi juga pasti triliunan tuh, hehehe

Viewing 1 - 4 of 4 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now