Informasi Pajak Terkini Forums PPh Pasal 21 Menghitung & Melaporkan PPh 21 Honor Komisaris Bukan Pegawai Tetap (21-100-10)

  • Menghitung & Melaporkan PPh 21 Honor Komisaris Bukan Pegawai Tetap (21-100-10)

  • faizal nasution

    Member
    25 March 2022 at 8:42 am

    Dear sahabat pajak

    Mau tanya apakah untuk menghitung PPh21 komisaris bukan pegawai tetap (21-100-10) untuk mendapatkan angka DPP itu = jumlah penghasilan bruto x 50% dulu .. baru dikali tarif

    (proporsional)

    (1) Komisaris (21-100-10) menerima penghasilan dalam satu tahun Rp600.000.000

    – jumlah penerimaan Rp.600.000.000 x 50% = 300.000.000

    (a) 50.000.000 x 5% = 2.500.000

    (b) 200.000.000 x 15% = 30.000.000

    (c) 50.000.000 x 25% = 12.500.000

    Pajak terhutang = Rp45.000.000

    (2) beberapa jawaban ada saya lihat penghasilan bruto langsung di kali tarif (proporsional)

    (a) 50.000.000 x 5% = 2.500.000

    (b) 200.000.000 x 15% = 30.000.000

    (c) 250.000.000 x 25% = 62.500.000

    (d) 100.000.000 x 30% = 30.000.000

    Pajak terhutang Rp125.000.00

    (i). yang mana perhitungan yang dibenarkan

    (ii). Dalam pengisian SPT e-filling pada kolom INDUK dimasukan dalam angka 1 (penghasilan neto DN sehubungan dengan pekerjaan) atau angka 2 (penghasilan neto DN lainnya)

    Terimakasih banyak sahabat pajak

    Salam Faizal

  • Johnson

    Member
    25 March 2022 at 9:19 am

    Rekan mungkin boleh klarifikasi dulu, kenapa komisarinya bukan pegawai tetap? logikanya komisaris itu suatu jabatan dalam sebuah pekerjaan, sama halnya dengan direktur. seyogianya mereka menerima gaji tiap bulan, betul tidak? Apa memang si Komisaris tidak tiap bulan menjabat sbg komisaris, sehingga dibuat bukan pegawai tetap?

  • faizal nasution

    Member
    26 March 2022 at 1:57 pm

    Dear bang @johnson anggota dewan komisarisnya tidak merangkap sebagai pegawai tetap pada perusahaan yang sama (kode objek pajak 21-100-10). Dalam PER-16/PJ/2016 memang di bedakan dalam perhitungannya untuk komisaris sebagai pegawai tetap vs Komisaris tidak merangkap sebagai pegawai tetap. Penghasilannya berupa honorarium yang bisa dibayarkan perperiode tertentu atau bulanan. Tidak terikat kontrak kerja dan bertugas sesuai kewenangannya sebagai pengawasan dan penasehat direksi. Tidak setiap hari datang ke kantor. Begitu bang yang saya dapat infokan, CMIIW .. trimakasih

    • Johnson

      Member
      27 March 2022 at 8:47 pm

      Thanks rekan, ini wawasan baru untuk saya, meskipun saya sering merujuk ke PER – 16/PJ.2016, ternyata masih ada bagian yang tidak saya sadari/ketahui. Hahaha. Thanks banget.

  • harind

    Member
    26 March 2022 at 8:03 pm

    1. hitungan ke 2

    2. angka 1

Viewing 1 - 4 of 4 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now