Ortax Forums PPh Pemotongan/Pemungutan jumlah setoran pph 21

  • jumlah setoran pph 21

  • billoechii

    Member
    18 November 2010 at 9:43 am

    rekan2 ortax..

    mohon bantuannya.. bila sebuah perusahaan telah menghitung pph 21 masa, misalkan bulan maret sebesar 100 juta, namun kemudian menyetorkan dan melaporkannya hanya sebesar 70% saja, dengan tujuan agar ketika perhitungan pajak pada masa desember tidak terjadi lebih bayar.. apakah tindakan tersebut boleh dilakukan? adakah aturan yang melarang tindakan tersebut? terimakasih

  • billoechii

    Member
    18 November 2010 at 9:43 am
  • begawan5060

    Member
    18 November 2010 at 11:01 am
    Originaly posted by billoechii:

    mohon bantuannya.. bila sebuah perusahaan telah menghitung pph 21 masa, misalkan bulan maret sebesar 100 juta, namun kemudian menyetorkan dan melaporkannya hanya sebesar 70% saja

    Kurang bayar dalam SPT Masa PPh 21 ditulis berapa?

  • arland2001us

    Member
    18 November 2010 at 11:05 am
    Originaly posted by billoechii:

    apakah tindakan tersebut boleh dilakukan? adakah aturan yang melarang tindakan tersebut? terimakasih

    tidak boleh, kalau dihitung dengan benar dan cermat, pasti tidak akan LB pada bulan desember.

  • billoechii

    Member
    18 November 2010 at 12:01 pm
    Originaly posted by begawan5060:

    Kurang bayar dalam SPT Masa PPh 21 ditulis berapa?

    ditulis, dibayar dan dilapor 70jt mr begawan

    Originaly posted by arland2001us:

    tidak boleh, kalau dihitung dengan benar dan cermat, pasti tidak akan LB pada bulan desember.

    meskipun ada pegawai yang keluar masuk dalam tahin berjalan? dan ada bonus juga?

  • Bamz

    Member
    18 November 2010 at 12:12 pm
    Originaly posted by billoechii:

    sebuah perusahaan telah menghitung pph 21 masa, misalkan bulan maret sebesar 100 juta, namun kemudian menyetorkan dan melaporkannya hanya sebesar 70% saja, dengan tujuan agar ketika perhitungan pajak pada masa desember tidak terjadi lebih bayar.. apakah tindakan tersebut boleh dilakukan?

    Mungkin bisa dilakukan untuk mengantisipasi jika

    Originaly posted by billoechii:

    ada pegawai yang keluar masuk dalam tahin berjalan? dan ada bonus juga?

    Karena itu bisa dijadikan tax planning agar nantinya tidak terjadi lebih bayar pajak.
    Mohon pencerahan dari rekan yang lebih mengerti.

    Salam.

  • Rewa

    Member
    18 November 2010 at 12:13 pm
    Originaly posted by billoechii:

    mohon bantuannya.. bila sebuah perusahaan telah menghitung pph 21 masa, misalkan bulan maret sebesar 100 juta, namun kemudian menyetorkan dan melaporkannya hanya sebesar 70% saja, dengan tujuan agar ketika perhitungan pajak pada masa desember tidak terjadi lebih bayar.. apakah tindakan tersebut boleh dilakukan? adakah aturan yang melarang tindakan tersebut? terimakasih

    saya pikir seh, sebaiknya sesuai dengan perhitungannya…kalaupun terjai lebih bayar, kan ada fasilitas kompensasi masa berikutnya..

    Originaly posted by arland2001us:

    kalau dihitung dengan benar dan cermat, pasti tidak akan LB pada bulan desember

    belum tentu rekan, di pph 21 banyak faktor yang bisa menyebabkan LB di desember…contoh pegawai yang keluar, penurunan penghasilan, atau mutasi…

    CMIIW

  • Bamz

    Member
    18 November 2010 at 12:14 pm

    Tetapi saya tidak menyarankan untuk melakukannya. Hehehe… Karena bisa terkena sanksi apabila ketahuan oleh fiskus.

    Salam

  • KoRaY

    Member
    18 November 2010 at 12:17 pm
    Originaly posted by Bamz:

    Karena bisa terkena sanksi apabila ketahuan oleh fiskus

    Sanksinya apa yach rekan Bamz??
    Hehehe…

  • billoechii

    Member
    18 November 2010 at 12:21 pm
    Originaly posted by Rewa:

    saya pikir seh, sebaiknya sesuai dengan perhitungannya…kalaupun terjai lebih bayar, kan ada fasilitas kompensasi masa berikutnya..

    tetapi apakah ada peraturan tertulis yang secara jelas melarang mr rewa? yang dikhawatirkan oleh pt tersebut adalah terjadi pemeriksaan pajak karena lebih bayar, meskipun tidak ada niat sama sekali untuk mengurangi pajak yang dibayar… thx

    Originaly posted by Bamz:

    Tetapi saya tidak menyarankan untuk melakukannya. Hehehe… Karena bisa terkena sanksi apabila ketahuan oleh fiskus.

    Salam

    apakah bamz ini adalah bambang s*nar*o ? kalau iya berati anda teman kuliah saya di d3 dulu, hehe..

  • billoechii

    Member
    18 November 2010 at 12:23 pm
    Originaly posted by Rewa:

    belum tentu rekan, di pph 21 banyak faktor yang bisa menyebabkan LB di desember…contoh pegawai yang keluar, penurunan penghasilan, atau mutasi…

    memang ada bahkan banyak pegawai yang keluar masuk dan penghasilannya berubah

  • Rewa

    Member
    18 November 2010 at 12:57 pm
    Originaly posted by billoechii:

    tetapi apakah ada peraturan tertulis yang secara jelas melarang mr rewa?

    melarang apa rekan???

    Originaly posted by billoechii:

    yang dikhawatirkan oleh pt tersebut adalah terjadi pemeriksaan pajak karena lebih bayar, meskipun tidak ada niat sama sekali untuk mengurangi pajak yang dibayar… thx

    ya kalo mo sakleg ngikutin peraturan ya seperti itu…
    bukankah dengan mengurangi pph tersebut sudah merupakan niatan???
    bukankah ada metode perhitungan pph 21 secara running system??? memangnya sudah tidak diperbolehkan?! sampai detik ini saya masih menggunakan perhitungan dengan cara running system… alhamdulillah tidak lebih bayar…
    kalaupun terjadi…tambahin bruto aja >;))))
    saya pikir seh rekan..kalo memang ini berkenaan dengan tax plan perusahaan anda, yang jelas dihadapan pemeriksa nanti harus dapat membuktikan perihal sebab dan akibatnya, tentunya bersamaan dengan dokumen pendukungnya.. ini pun kalo diperiksa…

    Originaly posted by billoechii:

    memang ada bahkan banyak pegawai yang keluar masuk dan penghasilannya berubah

    ini peg tetap atau bukan, kok banyak keluar masuk?

  • billoechii

    Member
    18 November 2010 at 1:31 pm
    Originaly posted by Rewa:

    melarang apa rekan??

    melarang melakukan tindakan tersebut? 🙂

    Originaly posted by Rewa:

    bukankah ada metode perhitungan pph 21 secara running system??? memangnya sudah tidak diperbolehkan?! sampai detik ini saya masih menggunakan perhitungan dengan cara running system… alhamdulillah tidak lebih bayar…
    kalaupun terjadi…tambahin bruto aja >;))))

    maaf mr rewa, saya tidak mengerti maksud dari running system? hehe

    Originaly posted by Rewa:

    ini peg tetap atau bukan, kok banyak keluar masuk?

    sebenarnya adalah pegawai kontrak.. jadi gini, perusahaan saya ini (PT A) adalah anak PT X, selain PT A terdapat anak perusahaan lain (PT B), nah perlakuan pegawainya adalah sbg berikut: pegawai dikontrak di PT A selama 6 bulan selama 2 periode, kemudian pindah kontrak di PT B 2 periode, kemudian kembali lagi kontrak dengan PT A begitu seterusnya, orangnya itu2 aja, dan keluar masuknya di tengah2 tahun.. gmana tuh mr rewa? mohon bantuannya (yang lain juga)

  • begawan5060

    Member
    18 November 2010 at 1:35 pm
    Originaly posted by billoechii:

    ditulis, dibayar dan dilapor 70jt mr begawan

    Apabila demikian, maka secara formal SPT Masa PPh 21 dan besarnya setoran tidak salah, dan untuk sementara tidak ketahuan oleh fiskus…
    Tetapi mohon diperhatikan ketentuan Ps 22 ayat (5) Per-31 :
    Pemotong PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 wajib membuat catatan atau kertas kerja perhitungan PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 untuk masing-masing penerima penghasilan, yang menjadi dasar pelaporan PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 yang terutang untuk setiap masa pajak dan wajib menyimpan catatan atau kertas kerja perhitungan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Nah, kalo kertas kerja tsb "dipinjam" AR trus gimana?

  • sunotohadi

    Member
    18 November 2010 at 1:37 pm

    Kalau menurut saya setor dan laporkan sesuai dengan hasil perhitungan, toh nantinya di Masa Desember ada perhitungan ulang atas penghasilan satu tahun, kalau ternyata masih LB bukannya bisa dikompensasikan ke masa pajak berikutnya ?

Viewing 1 - 15 of 24 replies

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now