Ortax Channel

  • 13 Feb 2017

Capital Gain Tax dan Nilai Wajar

Apa hubungannya antara Capital Gain Tax dengan Nilai Wajar Harta dalam Tax Amnesty?

Ya, Saya kira sedikit banyak isu Capital Gain Tax memang ada pengaruh ya terhadap penggunaan nilai wajar dalam amnesti, Kenapa? Karena Capital Gain Tax dikenakan atas selisih antara Harga Jual dengan Harga Beli. Nah kalau Wajib Pajak sudah ikut amnesti, sudah melaporkan aset, Harga Perolehan adalah nilai wajar yang dilaporkan dalam Tax Amnesty. Itulah kenapa perlu kejelasan dari Pemerintah, karena ide Capital Gain Tax kalau itu identik dengan data amnesti tentu akan membuat para Wajib Pajak merasa ada semacam “jebakan”. “Saya sudah masuk duluan, masuk perangkap, lalu dikenai pajak Capital Gain Tax”. Karena dulu dan sampai sekarang yang berlaku adalah PPh Final, dan mereka yakin itu tidak akan berubah. Ini yang perlu diklarifikasi Saya kira.

Memang Nilai Wajar tidak akan dikoreksi, dalam konteks aturan pajak tanah pun tidak akan dikoreksi. Tetapi ketika itu akan jadi data awal, database harga perolehan, akan jadi masalah ketika Wajib Pajak dulu diperbolehkan ikut amnesti dengan Nilai Wajar yang rendah. Nah, mereka tentu akan memilih Nilai Wajar tinggi kalau tau akan dikenai Capital Gain Tax. Maka Saya kira, untuk mengurangi distorsi dalam memberikan kepastian, ide Capital Gain Tax ini sebagai wacana boleh, tapi mungkin belum saat ini diterapkan. Kita harus menunggu administrasi pajak Kita baik, administrasi pertanahan Kita baik,  sehingga integrasi database terjadi karena akan memastikan bahwa pajak akan dikenai secara fair, secara objektif. Jangan sampai orang masuk ikut amnesti, sudah mau sukarela masuk justru malah akan dianggap sebagai target.